Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

DESAIN PRODUK DAN JASA


Produk adalah penawaran yang memuaskan terhadap kebutuhan
dari suatu organisasi. Pemilihan produk adalah pemilihan produk dan jasa
untuk dapat disajikan pada pelanggan atau klien. Contoh: Rumah Sakit
melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien dan berbagai jenis
prosedur kesehatan.Sistem pengembangan produk (Product Development
System) dapat dilihat dari strategi produk yang paling efektif yang
berkaitan dengan keputusan produksi yang menyangkut arus kas (cash
flow), dinamika pasar (market dynamics), siklus kehidupan produk (PLC),
serta kapasitas organisasi. Pengembangan produk dapat dilakukan
apabila perusahaan dapat menciptakan segmen pasar yang baru (new
market segment), serta kebutuhan yang berkaitan dengan sumber daya yang tersedia.


INPUT TRANSFORMASI OUTPUT CUSTOMER VALUE
TINDAKAN PENGUKURAN
STUDI
Ada dua jalan untuk menciptakan langkah pengembangan produk,
yaitu; (1) kreativitas dan (2) mengenali kebutuhan pelanggan.
Kreativitas dapat berkembang di antara karyawan di dalam organisasi
dengan jalan sering melakukan penyegaran (brainstorming) atau
memanfaatkan fungsi penyebaran kualitas (quality function deployment).


1. Membangkitkan ide
Sumber – sumber ide sering sekali muncul dari kebutuhan pasar,
rekayasa dan operasi yang mampu memunculkan ide baru, teknologi,
pesaing, penemuan dan karyawan.
2. Kemampuan perusahaan
Hal ini perlu diketahui karena tidak ada artinya jika perusahaan
tidak mampu mewujudkan ide – ide yang muncul. Ketidakmampuan ini
dapat disebabkan tidak tersedianya teknologi atau memerlukan investasi
137
yang sangat besar. Selain itu, ketidakmampuan karyawan untuk
memprosesnya disebabkan tidak ada ahlinya di perusahaan itu. Karena
itu, pastikan dulu bahwa perusahaan mampu untuk membuat dan
mengadakan produk itu. Keinginan konsumen Dengan mengikuti strategi
pasar, makaa strategi produk dapat diturunkan dan perusahaan dapat
mengetahui produk apa yang diinginkan konsumen.
3. Spesifikasi fungsi
Spesifikasi fungsi ini berupaya untuk mendefenisikan produk dalam
hal atribut – atribut apa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen
atau mendefenisikan karakteristik rekayasa produk, setelah itu
berikutnya adalah membuat prioritas dari atribut – atribut tersebut dalam
hal ini boleh saja membandingkan dengan produk para pesaing.
4. Spesifikasi produk
Tahapan ini merupakan tahapan untuk memikirkan apa bahan
baku produk tersebut, bagaimana bentuk, ukuran dan lain sebagainya.
5. Mengkaji ulang desain
Jika ada hal yang belum tercakup dari desain produk, padahal hal
tersebut sangat diinginkan konsumen maka perlu penambahan atribut
dalam desain yang telah di buat.
6. Melakukan test pasar
Dapat dilakukan dengan meminta lembaga–lembaga atau
perusahaan-perusahaan riset pasar. Hasilnya dapat dijadikan acuan
apakah produk baru tersebut betul–betul akan diluncurkan ke pasar atau
tidak.
7. Memperkenalkan ke pasar
Setelah test pasar menunjukan hasil yang positif, barulah barang
diperkenalkan ke pasar, dapat dilakukan dalam jumlah tertentu dahulu
untuk melihat bagaimana respon konsumen.
8. Evaluasi
Evaluasi menjadi penting disebabkan karna tidak akan dapat
diputuskan suatu program berhasil atau gagal jika tidak di evaluasi.

0 komentar:

Posting Komentar