Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Tujuan dan manfaat laporan keuangan


  Definisi Analisis Laporan Keuangan

   “Analisa laporan keuangan yaitu menguraikan pospos
       laporan keuangan menjadi unit informasi yanglebih kecil dan melihat hubungan yang bersifatsignifikan atau yang mempunyai makna antara satudengan yang lain baik antara data kuiantitatifmaupun non kuantitatif dengan tujuan untukmengetahui kondisi keuangan lebih dalam yangsangatl penting dalam proses menghasilkan keputusan yung tepat,”(1998:3) ".

  Definisi laporan keuangan…..

  Sedangkan menurut Djahidin analisa laporan keuangan adalah:
 “ Analisa laporan keuangan mencakup penerapan metode dari teknik analitis atas laporan keuangan
       dan data lainnya untuk melihat dari laporan itu
       ukuran-ukuran dan hubungan tertentu yang sangat
       berguna dalam proses pengambilan keputusan” (1983)
Tujuan dan manfaat laporan keuangan
  Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hak usaha yang telah dicapai untuk bebrapa periode.
  Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan.
  Untuk megetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki.



  Lanjutan………………..
  Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan, apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal.
  Dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.
   Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini.


  Bentuk-bentuk dan teknik analisis
       Sebelum melakukan analisis laporan keuangan, diperlukan langkah-langkah atau prosedur tertentu. Langkah atau prosedur ini diperlukan agar urutan proses analisis mudah untuk dilakukan. Adapun langkah atau prosedur yang dilakukan dalam analisis keuangan adalah:
                      Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung yang diperlukan selengkap mungkin, baik untuk satu periode maupun beberapa periode.


  Next……………..
  Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu, sesuai dengan standar yang biasa digunakan secara cermat dan teliti, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar tepat.
  Melakuakan perhitungan dengan memasukkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan secara cermat.
  Memberikan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran yang telah dibuat.
  Membuat laporan tentang posisi keuangan perusahaan.
  Memberikan rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisis tersebut.


  Bentuk dan anlisis laporan keuangan………….
Analisis Vertikal (Statis)
       Analisis vertical merupakan analisis yang dilakukan terhadap hanya satu periode laporan keuangan saja. Analisis dilakukan antara pos-pos yang ada, dalam satu periode. Informasi yang diperoleh hanya untuk satu periode saja dan tidak diketahui perkembangan dari periode ke periode tidak diketahui.


Analisis Horizontal (Dinamis)
       Analisis horizontal merupakan analisis yang dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan untuk beberapa periode. Dari hasil analisis ini akan terlihat perkembangan perusahaan dari periode yang satu ke periode yang lain.

  Jenis-jenis laporan keuangan
  Analisis perbandingan antara laporan keuangan;
       Analisis ini dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan lebih dari satu periode. Artinya minimal dua periode atau lebih. Dari analisis ini akan dapat diketahui perubahan-perubahan yang terjadi. Perubahan yang terjadi berupa kenaikan atau penurunan dari masing-masing komponen analisis. Dari perubahan ini terlihat masing-masing kemajuan atau kegagalan dalam mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.


  Analisis trend;
       Analisis trend atau tendensi merupakan analisis laporan keuangan yang biasanya dinyatakan dalam presentase tertentu. Analisis ini akan dilakukan dari periode ke periode sehingga akan terlihat apakah perusahaan mengalami perubahan yang naik, turun, atau tetap, serta seberapa besar perubahan tersebut yang dihitung dalam presentase.

  Lanjutan……………
Analisis persentase per komponen;
       Analisis peresentase per komponen merupakan analisis yang dilakukan untuk membandingkan antara komponen yang ada dalam satu laporan keuangan, baik yang ada di neraca maupun laporan laba rugi.

  Analisis sumber dan penggunaan data;
       Analisis sumber dan penggunaan dana merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui sumber-sumber dana perusahaan dan penggunaan dana dalam satu periode. Analisis ini juga untuk mengetahui jumlah modal kerja dan sebab-sebab berubahnya modal kerja perusahaan dalal satu periode.
  Analisis sumber dan penggunaan kas;
       Analisis sumber dan penggunaan kas merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui sumber-sumber kas perusahaan dan penggunaan uang kas dalam satu periode. Selain itu, juga untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya jumlah uang kas dalam satu periode tertentu.



  Analisis rasio;
       Analisis rasio meupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan pos- pos yang ada dalam satu laporan keuangan neraca dan laporan laba rugi.
  Analisis kredit;
       Analisis kredit merupakan analisis yang digunakan untuk menilai layak tidaknya suatu kredit dikucurkan oleh lembaga keuangan seperti bank. Dalam analisis ini digunakan beberapa cara alat analisis yang digunakan

  Analisis laba kotor;
       Analisis laba kotor merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui jumlah laba kotor dari period ke satu periode. Kemudian juga untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya laba kotor tersebut antara periode.
  Analisis titik pulang pokok atau titik impas
       Analisis titik pulang pokok disebut juga analisis titik impas atau break event point. Tujuan analisis ini adalah utnuk mengetahui pada kondisi berapa penjualan produk dilakuakan dan perusahaan tidak mengalami kerugian.

Contoh Perhitungan dengan menggunakan analisis Trend…
  Perlu di Ingat…..
       Dalam analisis Trend harus ditentukan tahun dasar sebagai Pembanding. Baru kemudian dicarikan angka indeksnya. Rumus untuk mencari angka Indeks adalah sebagai berikut:
                                                Tahun Pembanding
            Angka Indeks =                                      x 100%
                                                   Tahun Dasar                                 

  Contoh




Hal ini dapat di artikan sebagai berikut:
                         Uang Kas yang ada pada akhir tahun 2004 sebesar 140% kas yang ada pada tahun 2003.
                         Uang Kas akhir tahun 2004 naik sebesar 40% jika dibandingkan dengan uang kas akhir tahun 2003.
                         Uang Kas Akhir tahun 2004 berjumlah 40% lebih besar dari uang kas akhir tahun 2003

0 komentar:

Posting Komentar