Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Kompensasi


Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima para karyawan
sebagai balas jasa untuk kerja mereka .Antara evaluasi kinerja karyawan
dengan kompensasi merupakan dua aspek yang berkaitan. Sifat
hubungan yang ada antara kedua aspek tersebut adalah, bahwa evaluasi
kinerja karyawan yang pada gilirannya akan menilai karyawan -
karyawan dan mempengaruhi pemberian kompensasi. Maksud dari
evaluasi kinerja karyawan adalah ‘perbandingan karyawani yang
diklasifikasikan guna menentukan kompensasi yang pantas. Sedangkan
kompensasi merupakan sebagai akibat yang ditimbulkan atas
konsekuensi dari hasil penilaian tersebut atau dengan kata lain
kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh karyawan sebagai
balas jasa (kontra prestasi) atas kerja mereka.
Evaluasi kinerja karyawan dan kompensasi diselenggarakan
dalam suatu organisasi memiliki tujuan tertentu. Pemberian kompensasi
yang cukup baik dan tinggi mengandung implikasi terhadap organisai

berupa kehati-hatian dalam penggunaan tenaga kerja supaya dapat
seefisien dan seefektif mungkin. Sebab dengan cara demikian organisasi
akan memperoleh manfaat/keuntungan yang maksimal. Selain itu,
pemberian kompensasi yang efektif dan efisien secara langsung dapat
membantu stabilitas organisasi, dan secara tidak langsung ikut andil
dalam mendorong stabilitas serta pertumbuhan ekonomi Negara secara
keseluruhan.
Disisi lain kompensasi mengandung tujuan-tujuan; 1). Memperoleh
Personalia Yang Qualified .2) Memikat karyawan dan menahan
karyawan yang kompeten. 3) Menjamin Keadilan 4) Menghargai Perilaku
Yang Diinginkan(mendorong peningkatan prodktivitas kerja) 5)
Mengendalikan Biaya-biaya 6) Memenuhi Peraturan-peraturan Legal 7)
pengaitan kompensasi dengan kesuksesan organisasi; semakin organisasi
mampu memberikan gaji yang tinggi menunjukkan semakin sukses
organisasi tersebut
Dalam rangka memberikan gaji kepada karyawan perlu
diadakan pengukuran kontribusi yang tepat. Sedangkan untuk

mengadakan pengukuran kontribusi tersebut dapat dilakukan dengan
melalui tiga cara :
a. Kelayakan karyawan (job worth)
Kelayakan karyawan merupakan sebuah criteria yang menyangkut
bagaimana kondisi karyawan . Apakah karyawan tersebut layak
untuk dilakukan dalam kapasitas yang sesuai atau tidak. Dan apakah
karyawan tersebut cukup setara dengan karyawan yang menerima
tugas, jika dibandingkan dengan tingkat kedudukan dan tugas yang
relevan.
b. Karakteristik perseorangan (personal characteristics)
Karakteristik perseorangan akan menyangkut masalah senioritas dan
yunioritas. Asumsi yang sering berlaku dan diyakini adalah bahwa
karyawan yang cukup senior dipandang telah memiliki kinerja yang
tinggi, sedangkan yang masih yunior masih perlu dikembangkan dan
dibina lagi.
c. Kualitas kinerja karyawan
Kinerja sebagai criteria penting dalam penentuan struktur gaji. Melalui
kinerja karyawan ini dapat diketahui bahwa sesungguhnya analisis
dan penilaian karyawan tidak sekadar berdasarkan senioritas dan
yunioritas. Senioritas belum tentu menentukan kemempuan kerja.
Dapat terjadi seseorang yang berstatus sebagai karyawan yunior
dapat bekerja dengan menunjukkan kinerja yang baik dari pada
karyawan yang senior.
Dalam kompensasi, teori keadilan harus diciptakan karena
penting bagi manusia. Ketidakadilan tidak menjadikan kepuasan
karyawan . Organisasi menggunakan kompensasi untuk memotivasi
karyawan nya. Organisasi tidak hanya harus memiliki sisterm yang wajar
dan adil, system ini juga harus dijelaskan kepada para karyawan nya.
System kompensasi yang paling adil dan wajar adalah apabila karyawan
merasakan bahwa system tersebut memang benar-benar adil. Untuk
menjamin keadilan kompensasi harus diambil langkah-langkah :
a. Pembuatan program kompensasi harus didahului dengan aktivitas
pengumpulan data dan analis data yang terkait secara berhati-hati
108
dan benar, selanjutnya hasil analisis tersebut sebagai input utama
pada policy maker dalam membuat keputusan kompensasi
b. Kompensasi tidak boleh statis, dirubah sesuai kondisi
c. karyawan membutuhkan pengertian akan program kompensasi,
terutama berkenaan dengan bagaimana reward didapatkan, karena
kondisi ini dapat mempengaruhi kinerja karyawan .
Pada masa sekarang ini beberapa organisasi mulai menggunakan
reward system yang didesain dengan tujuan dapat memberikan bagian
keuntungannya, baik bagi para anggota yang inovatif maupun
organisasinya. Jika seorang individu muncul dengan ide mengenai sebuah
produk atau jasa, baik yang sifatnya baru maupun beberapa modifikasi,
mungkin dari desain karyawan yang sudah ditetapkan, akan diberikan
reward berupa penghargaan ataupun sebagian dari perolehan
keuntungannya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Info Menarik !!! Klik Disini !!!

Fish

CHATBOX


ShoutMix chat widget