Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Get Gifs at CodemySpace.com

Menyimak Dalam Presentasi


menyimak

                Karena seorang pebisnis menghabiskan hampir seluruh waktu kerjanya dengan menyimak dan berbicara, menyimak akhirnya mengambil bagian penting. Ketika seseorang berbicara, pada saat itu pula ia sebenarnya sedang memberikan informasi, mencoba mempengaruhi, ataupun menghibur satu atau lebih individu. Tetapi banyak kasus mengidentifikasikan bahwa khalayak kebanyakan hanya mendengar, bukan
menyimak. Lalu apa yang dimaksud dengan “menyimak” ini? Menyimak berarti mencari ekspresi ide-ide, tingkah laku dan poin penting dari pembicara, untuk merasakan bagaimana perasaan dia dalam menjelaskan sudut pandang referensi dalam menjelaskan apa yang ingin ia katakan. Penyimak yang baik membutuhkan banyak tanggung jawab agar mendapatkan hasil yang baik.

Tanggung jawab penyimak

                Pembicara bertanggung jawab terhadap untuk berkomunikasi secara efektif semaksimal mungkin, tetapi penyimak juga mempunyai tanggung jawab. Seorang penyimak tidak berarti hanya duduk tenang dan terlihat tidak sedang melakukan apa-apa, tapi sama seperti pembicara, penyimak juga harus berkonsentrasi terhadap pesan verbal dan non verbal dari pembicara.

Mempersiapkan diri untuk menyimak

            Menjadi penyimak dalam sebuah kelompok, anda akan dipengaruhi oleh pembicara, pesan, penyimak lain, kondisi fisik, tingkah laku dan opini dari anda sendiri. 3 hal pertama jelas tidak akan bisa anda control, namun 2 hal berikutnya bisa anda control. Persiapkan beberapa hal sebelum konferensi dimulai. Pilihlah posisi yang tepat dimana anda bisa melihat pembicara dengan jelas beserta gerak tubuhnya. Duduk tegap, lurus dan lihat langsung kepada pembicara. Jika anda terlalu santai, anda tidak akan mendapatkan perhatian penuh pembicara. Jauhkan diri anda dari anggota konferensi lain yang membuat gaduh atau gangguan-gangguan lain yang bisa memecah konsentrasi yang ada di sekitar anda agar tidak memecah konsentrasi anda.

Konsentrasi pada pesan verbal

            Karena menyimak yang baik adalah benar dalam memahami pesan yang disampaikan pembicara, maka anda harus berkonsentrasi pada pesan verbal. Sekali pembicaraan dimulai, perhatikan apapun yang pembicara katakana. Jangan biarkan pikiran anda membayangkan – walaupun itu sangat sulit karena membayangkan bisa lebih cepat dari pembicaraan seseorang. Anda harus menggunakan “waktu luang” ini untuk memikirkan apa yang sedang dikatakan. Coba untuk membayangkan tujuan dan mengerti bagaimana poin utama dan pendukungnya membentuk tujuan. Coba juga untuk mengecek fakta terkait untuk timbale balik dan ketepatan, pisahkan dengan opini.
            Selanjutnya, latihlah emosional anda dengan menahan evaluasi dari pembicara hin gga kita akhir pembicaraan sampai kita mengerti sudut pandang pembicaraan dar pembicara. Pahami kata-kata seperti apa yang pembicara maksud. Bukalah pikiran anda, jangan memotong pembicara ketika anda merasa tidak setuju dengn apa yng ia bicarakan.
Dalam sebuah konferensi, menyimak yang baik membutuhkan seluruh kemampuan kita. Jangan terlalu banyak bicara. Dengarkan semua anggota, jangan hanya mendengarkan pada orang yang kita suka saja. Berikan penghargaan pada statements yang berseberangan dengan pikiran kita dan coba untuk mengerti sudut pandang oranglain. Evaluasi diskusi semua anggota secara objektif dan hindarkan dari argumen yang emosional.

Konsentrasi juga pada pesan non verbal

            Disini yang perlu diperhatikan adalah gerak tubuh, nada bicara, dan perubahan fisik dari pembicara. Apakah dia berbicara sesuai dengan apa yang ia inginkan atau tidak? Apakah daiajujur saat mengambarkan seseorang atau mendedikasikan pembicaraan pada orang tertentu? Jika pembicara pada suatu saat membicarakan sesuatu namun gerak tubuhnya mengidikasikan kebohongan, maka gerak tubuhnya adalah yang paling  bisa dipercaya.

Hasil dari menyimak yang baik adalah:

1.      Mempersilahkan pembicara dan penyimak mengimprovisasi dalam komunikasi karena apa tiap sisi, baik pembicara atau penyimak dapat lebih menerima sudut pandang orang lain.
2.      Pimpin dengan tingkah laku yang baik.
3.      Tunjukan kepada pembicara bahwa kita tertarik; pada saat yang sama pembicara akan mencoba sedapat mungkin untuk memberikan presentasi terbaik.
4.      Hasil akhir dibuat sebagai informasi yang berguna agar penyimak dapat membuat keputusa yang akurat.
5.      Buatlah suasana yang saling mengerti satu sama lain karena itu membantu penyimak untuk bekerja dengan yang lain.
6.      Bantu orang untuk berbicara (terutama pada wawancara) untuk berbicara tentang satu masalah. Ingatlah bahwa seseorang perlu menerima sebaik-baiknya sebuah bantuan.

0 komentar:

Posting Komentar