Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI JAZIRAH ARAB


Arab Sebelum Islam
1. Keadaan Alam dan Kehidupan Masyarakat
Arab Selatan
Didaerah Arab Selatan, Curah hujan cukup banyak masyarakatnya hidup
dengan bercocok tanam, sehingga tingkat peradabannya cukup tinggi. Disamping itu,
letaknya didalam dunia perdagangan sangat strategis (antara India dan Mesir). Di
daerah Kerajaan serba meliputi Kerajaan yaitu Kerajaan Saba. Daerah Kerajaan Saba
meliputi daerah Yaman sekarang. Bangsa Saba mempunyai sistem pengairan yang
baik. Terbukti dari adanya bendungan Ma’rib yang terkenal itu. Kerajaan Saba
banyak mendirikan daerah-daerah Koloni di Afrika (Pantai Laut Merah). Daerah
kolonialnya yang terkenal diantaranya adalah Abessyara (Habashat). Kerajaan Saba
runtuh pada tahun 575 SM ketika ditundukkan oleh Iran.
Arab Tengah

Sebagian besar daerahnya merupakan gurun pasir. Penduduknya hidup
berkelompok dan biasa disebut dengan suku Badawi. Mereka hidup dari hasil
peternakan dan perampasan kafilah-kafilah yang melewati daerah itu. Mereka adalah
pemberanai yang suka sekali berperang dan tidak mau tunduk kepada siapapun.
Disebut barat daerah Arab Tengan terdapat jalur perjalanan yang biasa
digunakan para kafilah untuk membawa barang-barang dari Asia dibawa ke syaria
diteruskan ke Eropa (Romawi).
Arab Utara
Arab Utara berbatasan dengan daerah-daerah yang sudah maju seperti
Romawi dan Iran. Daerah ini juga dengan jalur jalan raya Mesir-Romawi-Iran yang
bertemu di daerah Palestina merupakan daerah yang menjadi pusat peradaban tinggi
sejak jaman dahulu. Orang-orang Arab yang berada di daerah itu sudah banyak
mendapat pengaruh peradaban asing. Banyak dari mereka yang sudah masuk agama
Kristen atau Yahudi bahkan mereka pernah mempunyai Kerajaan sendiri yang
bernama kereja Nabatea dengan ibukotanya Petra (+ 200 SM-105 M) dan setelah itu
Kerajaan Palmyra (+ 250-273 M).
Kemudian muncul Kerajaan Ghassan (di syrra) yang memihak Romawi dan
Kerajaan Hira (di Irak) yang memihak Iran, kedua Kerajaan Arab ini tenggelam
ketika Islam mulai bergerak ke luar Arabia.
2. Tata Kehidupan Sosial
Masa Arab sebelum islam dikenal dengan sebutan zaman Jahiliya. Pada masa
ini bangsa tidak mempunyai pemerintahan yang rapi, karena tatanan kehidupan
mereka hanya diatur menurut kebiasaan yang diwariskan oleh leluhur mereka.
Mereka hidup berpindah tempat untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Hal ini
juga dipengaruhi oleh lingkungan tanah Arab yang bergurun pasir dan bergununggunung.
Mereka yang merupakan bangsa pemberani didalam membela pendiriannya
bahwa kalau perlu mereka berperang sampai titik darah penghabisan dalam
mempertahankan kepribadiaan Arabnya.
3. Adat Istiadat
Bangsa Arab pada zaman sebelum islam mempunyai adat istiadat penuh
dengan takhayul. Mereka juga dipandang memilki akhlak yang tidak pantas seperti
bermain judi, minum-minuman keras, dan berfoya-foya. Bahkan mereka melakukan
pencurian dan perampokan pada suku-suku yang lain, kalau tertangkap menimbulkan
perselisihan dan akhirnya terjadi peperangan antar suku bangsa di Arab.
Ada juga suku bangsa di Arab yang biasa melakukan tindakan kekejaman
yaitu dengan mengubur anak perempuannya hidup-hidup. Menurut kepercayaan, anak
perempuan dipandang tidak berguna dan orang tuannya merasa hina jika memiliki
anak perempuan.
4. Kepercayaan Bangsa Arab Sebelum Islam
Asal mula bangsa arab menyembah berhala adalah ketika Ka’bah berada
dalam kekuasaan Jurhum. Ada pasukan yang dipimpn oleh Amir bin Luhay datang ke
Mekkah dan berhasil mengalahkan Jurhum kemudian Amir bin Luhay meletakkan
sebuah berhala besar yang bernama Hubal disisi Ka’bah dan memerintahkan
penduduk Hijaz agar menyembah berhala itu. Sejak saat itulah, bangsa Arab
menyembah berhala sampai suku bangsa Quraisy berkuasa kembali di Higas.
Disamping penyembah berhala, bangsa Arab juga menyembah binatang, jin
dan Hantu/syetan. Bila mengharapkan hujan mereka mengikat rumput-rumput pada
ekor kambing dan terus dibakar. Sesudah mengenal agama Yahudi dan kristen ada
juga sebagian dari bangsa Arab yang memeluk kedua agama itu.
Arab Sesudah Islam
Secara politis, agama islam telah dapat mempersatukan seluruh suku bangsa
Arab yang dahulunya terpecah belah dan berhasil membuat bangsa Arab menjadi
suatu bangsa yang kuat dan berderajat tinggi, hingga menjadi suatu bangsa yang
gilang gemilang.
Agama Islam pertama kali dibawah oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau
dilahirkan pada tanggal 20 April 571 M sebagai keturunan dari suku Quraisy. Pada
tahun 611 M ia mulai mengajarkan agama islam kepada bangsa arab di mekkah.
Ternyata penyebaran agama Islam pertama kali ditentang oleh orang-orang Mekkah,
terutama oleh orang Quraisy dibawah pimpinan Abu Sofyan. Maka, pada tanggal 12
Robiul Awal tahun 622 M Nabi Muhammad SAW Hijrah dari Mekkah ke Madinah.
Nabi Muhammad wafat pada tanggal 8 April 632 M di Madinah. Kemudian
kepemimpinan beliau digantikan oleh para Khafilah. Empat orang Khalifah yang
pertama disebut Khafilah ur Rasyidin yaitu Abu Bakar Siddik, Umar bin Khattab,
Usman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib.
Pada masa pemerintahana Khafilah Usman untuk pertama kalinya terjadi
perpecahan diantara umat islam yakni antara keluarga Khafilah Usman (Ummayah)
dengan keluarga khafilah Ali (Hashim) yang mengakibatkan timbunya Khalifahkhalifah
seperti Ummayah, Abbasiyah, Fatimah.
Category: 0 komentar

0 komentar:

Poskan Komentar