Categories

Lesson 6

Blog Archive

Follower

Statistik

Ramadhan Bulan Peningkatan Ilmu


Alhamdulillah, segala puji hanya kepada Allah SWT. Kita bersyukur hingga hari ini diberi
kekuatan dan kesempatan untuk menjalani hari-hari Ramadhan dengan penuh amal kebaikan.
Sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW nabi junjungan kita semua, yang mengisi Ramadhan
dengan sepenuh amal yang berkah. Memberikan contoh kepada kita beragam amal yang
disyariatkan dalam Ramadhan yang mulia. Semoga kita mampu meniru dan menjalankannya.
Kaum muslimin yang berbahagia ...
Kenyataan sejarah dan juga pengamatan di sekitar kita telah menyimpulkan dengan sederhana
bahwa ; ilmu mengubah seseorang menjadi lebih mulia. Kesimpulan sederhana ini sejalan
dengan banyak dalil dalam Al-Quran maupun As-Sunnah . Banyak dalil naqli yang menguatkan
kemuliaan seseorang karena ilmunya. Mari kita teliti satu per satu, mengapa ilmu membuat kita
jadi mulia dunia dan akhirat.

Pertama : Karena Allah SWT membedakan dan mengangkat derajat orang yang berilmu
Allah SWT berfirman : Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orangorang
yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima
pelajaran. (QS az-Zumar 9 )
46
Firman Allah SWT : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orangorang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang
kamu kerjakan." (QS Al-Mujadalah ayat 11)
Ibnu Abbas ra mengomentari ayat di atas dengan mengatakan : Tingkatan para ulama dibanding
orang mukmin biasa adalah lebih tinggi sebanyak 700 derajat, dimana diantara satu derajat ke
derajat setelahnya adalah sama dengan jarak 500 tahun perjalanan !
Kedua : Karena orang yang berilmu senantiasa dijadikan rujukan
Allah SWT berfirman : Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu
tidak mengetahui, (QS an-Nahl 43)
Seorang yang berilmu suka atau tidak pasti menjadi tempat orang bertanya dan merujuk
kepadanya ketika mendapat sebuah permasalahan. Karena itu, mereka senantiasa
menempatkan para ulama, guru dan ustadz pada kedudukan yang mulia. Ini adalah bukti nyata
bahwa ilmu juga membuat orang mulia bukan Cuma di akhirat saja.
Ketiga : Karena ilmu adalah satu-satunya warisan Nabi
Dari Abu Darda', Rasulullah SAW bersabda : Dan sesungguhnya ulama itu pewaris para nabi, dan
sesungguhnya para nabi itu tidak pernah mewariskan dinar dan tidak pula dirham, tetapi
mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa mengambilnya, sungguh telah mengambil bagian
yang besar ". (HR Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah)
Tidak ada keraguan bahwa manusia termulia adalah para nabi. Kemuliaan mereka diwariskan
melalui ilmu agama. Para ulama yang mengambilnya pun berhak mendapatkan kemuliaan itu.
Maka derajat mereka pun naik membumbung tinggi di akhirat nanti, sejajar dengan para nabi
dan syuhada ! Dari Utsman bin Affan ra, Rasulullah SAW bersabda : Yang pertama memberi
syafaat pada hari kiamat ada tiga : para nabi, para ulama dan para syuhada' (HR Ibnu Majah)
Keempat : Karena ilmu membuat kita beramal dengan benar dan ditakuti syaitan
Dari Abu Darda' ra, Rasulullah SAW bersabda : " Dan sungguh perbedaan keutamaan orang yang
berilmu dengan orang yang gemar beribadah, sebagaimana keutamaan bulan purnama dari
seluruh bintang lainnya" ( HR Tirmidzi , Ahmad)
Mengapa orang 'alim (berilmu) ternyata mempunyai keutamaan yang lebih mulia dibandingkan
orang yang rajin ibadah ? Logika sederhana kita akan menjawabnya. Seorang berilmu sholat
sunnah dua rekaat. Dia berwudhu dengan benar, sholat dengan benar dan khusyuk, mengetahui
syarat, rukun dan hal-hal yang merusak ibadahnya. Sementara ada yang lainnya yang gemar
sholat hingga delapan bahkan dua belas rekaat setiap malamnya, tetapi tidak memahami
bacaannya, tidak mengetahui adab, syarat dan rukunnya, kira-kira yang mana yang lebih mulia
amalannya ?
47
Semoga Allah SWT memudahkan kita dalam meningkatkan ilmu agama dan menjalankannya
dengan baik dan istiqomah. Wallahu a’lam bisshowab
Category: 0 komentar

0 komentar:

Posting Komentar